Cerdas Menggunakan Internet Bagi Siswa di Masa Pandemi

img

 Oleh :Deni Hidayat, S.Pd, Penulis Adalah Tenaga Pendidik MTs Negeri 2 Kutai Kartanegara


PANDEMI Covid-19 yang sedang melanda negeri tercinta ini memang berpengaruh ke segala bidang, tak terkecuali pendidikan. Pemerintah melalui Kementerian Agama mengeluarkan kebijakan sistem PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh), atau yang dikenal pembelajaran online (daring) bagi semua satuan pendidikannya, demi mencegah penularan Covid-19 semakin meluas.

Dengan adanya kebijakan ini, memaksa semua komponen sekolah untuk beradaptasi, khususnya guru dan siswa yang melakukan kegiatan pembelajaran secara online dengan memanfaatkan Internet.

Dalam kegiatan PJJ penggunaan IT sangat berperan besar demi kelancaran proses pembelajaran. Menurut Maryono dan Istiana (2007:34) penggunaan teknologi di zaman sekarang memang banyak sekali manfaatnya. Siswa dapat mencari berbagai sumber pembelajaran yang diperlukan dari berbagai macam tempat perpustakaan elektronik atau buku elektronik yang sudah banyak disediakan oleh pemerintah dan instansi lainnya.

Siswa dan guru dapat mengakses Internet  dengan menggunakan Komputer, Laptop bahkan yang paling mudah dengan Hp Android. Kegiatan pembelajaran dilakukan dengan memanfaatkan berbagai macam aplikasi dan media sosial, diataranya Whats App, google class room, zoom meeting, Facebook, dan lain-lain. Kementerian Agama sendiri menyediakan aplikasi e-learning madrasah  untuk memudahkan kegiatan pembelajaran di masa pandemi.

Siswa dituntut untuk lebih kreatif dan mandiri dalam pembelajaran secara online. Dengan adanya internet tentu sangat membantu dan memudahkan siswa dalam belajar.

Siswa bisa mengakses berbagai macam materi pembelajaran untuk menyelesaikan tugas yang diberikan oleh guru. Siswa juga bisa saling bekerja sama serta bertukar informasi lebih cepat dan akurat tanpa harus bertatap muka. Dengan internet pula siswa bisa belajar berbagai macam hal, bukan hanya pelajaran di sekolah, tetapi berbagai informasi di seluruh dunia bisa di akses melalui internet. Benar yang dikatakan orang banyak bahwa dengan membuka internet, dunia sudah berada dalam genggaman kita.

Begitupun dengan guru-guru atau tenaga pendidik lainnya yang memanfaatkan internet dalam menggunakan berbagai macam aplikasi atau platform lainnya. Contohnya bagi pelajaran matematika, penjelasan materi bisa dilakukan dengan memanfaatkan aplikasi Youtube.

Selain itu pembelajaran melalui Whats App juga bisa dilakukan diluar jam pelajaran, bahkan 24 jam dalam sehari. Semua cara dilakukan agar kegiatan pembelajaran bisa berjalan dengan baik dan siswa bisa mendapatkan hak belajarnya.

Selain dampak positif, pemanfaatan internet dalam kehidupan sehari-hari pasti ada juga dampak negatif yang akan muncul dalam penerapannya. Salah satunya bahaya informasi yang bisa diakses secara bebas.

Di situasi sekarang ini, banyak informasi hoax yang beredar luas di media sosial, banyak kejadian yang bisa dengan mudah menjadi viral di media sosial baik itu hal positif maupun negatif, banyak tontonan yang tidak mendidik bisa diakses dengan mudah, sehingga bisa menimbulkan dampak buruk bagi penggunanya. Maka siswa harus cerdas dalam memilah-milih informasi yang diakses.

Berbagai macam aplikasi yang bermunculan sekarang ini bisa mengalihkan perhatian dan konsentrasi siswa dalam belajar. Salah satunya banyak aplikasi game online yang bisa di download secara gratis.

Hal ini dapat mengganggu dan menghambat siswa dalam melaksanakan pembelajaran. Siswa bisa bermain game online hingga lupa waktu, mengganggu jadwal belajar, banyak melalaikan tugas, hingga menurunnya prestasi belajar, mengakibatkan semakin lama terbiasa mengabaikan kewajibannya untuk belajar.

Untuk itu perlu kerjasama yang baik antara orang tua dan guru dalam mengawasi anak-anak. Peran orang tua dalam mengawasi langsung anak-anaknya sangat penting saat kegiatan belajar dirumah. Diantaranya, orang tua harus tegas membagi waktu untuk belajar, main dan sebagainya, mengawasi anak-anaknya disaat jam pelajaran berlangsung, memeriksa HP anak-anaknya secara berkala.

Guru-guru dan wali kelas memberikan perhatian lebih dengan mengingatkan jadwal pelajaran setiap hari, mengadakan konsultasi khusus mengenai kendala belajar siswa dirumah, membantu siswa dalam hal materi pembelajaran, mengarahkan siswa untuk membuka media-media pembelajaran yang lebih menyenangkan, mengingatkan dampak buruk penggunaan internet, serta arahan tentang penggunaan internet positif, baik penggunan aplikasi maupun media sosial.

Media yang baik harus ditunjang juga dengan pengguna yang cerdas, begitu pula dengan layanan Internet dan aplikasi, akan sangat membantu penggunanya jika digunakan secara baik dan bijak. Besar harapan para guru bisa mencerdaskan siswa-siswinya dengan memanfaatkan hal tersebut. Terus semangat para orang tua dan guru-guru yang sedang berjuang bersama dalam mencerdaskan anak bangsa di tengah pandemi ini. Semangat.(*)