8 Objek Wisata di Tenggarong yang Menarik Dikunjungi Wisatawan
(Waduk Panji Sukarame
Tenggarong/pic:tanty)
POSKOTAKALTIMNEWS,
KUKAR:Kota
Tenggarong menjadi pusat pemerintahan di Kabupaten Kutai Kartanegara. Kota
Tenggarong yang berpenduduk sekitar 114 ribu jiwa, menjadi pusat budaya
dan wisata, beragam tempat wisata di Tenggarong yang menarik untuk dikunjungi.
Berikut 8 Objek Wisata yang menarik untuk dikunjungi para wisatawan.
1.Pulau Kumala
Pulau
Kumala adalah nama pulau kecil yang berada di tengah Sungai Mahakam di kota
Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
Pulau
Kumala seluas 76 hektar ini dibangun menjadi taman rekreasi yang berisi
perpaduan antara teknologi modern dan budaya tradisional. Untuk bisa menikmati
wisata Pulau Kumala ini pengunjung dapat mengakses menggunakan ketinting (kapal
kecil) dan menyeberangi jembatan repo-repo. Sekali kunjungan, pengunjung cukup
membayar tiket masuk Pulau Kumala berkisar Rp.5000 - Rp. 10.000 perorang.
Di
Pulau Kumala pengunjung akan disuguhkan suasana yang asri penuh pepohonan dan
terdapat spot-spot foto yang indah, salah satunya di icon candi Lembuswana.
Selain itu pengunjung bisa menyewa sepeda biasa atau sepeda listrik untuk
mengelilingi Pulau Kumala.
2.Museum Mulawarman
Museum
Mulawarman merupakan bangunan bekas Istana Kesultanan Kutai Kartanegara. Museum
ini terletak di jalan Diponegoro, Kelurahan Panji, Kabupaten Kutai Kartanegara.
Di
Museum ini pengunjung akan disambut oleh berbagai koleksi yang terbagi dalam
dua lantai. Ketika masuk melalui pintu utama, terpampang koleksi benda-benda
bersejarah Kerajaan Kutai Kartanegara.
Di
antaranya mulai dari singgasana raja, lalu ada juga peninggalan perhiasan
kerajaan, senjata tradisional, dan berbagai benda kuno lainnya. Disitulah sejarah kejayaan kerajaan Kutai
Kartanegara terukir dalam setiap artefak.
Selain
itu di Museum Mulawarman, pengunjung bisa menjelajahi jejak masa silam dari
setiap peninggalan yang dipajang di setiap ruangan.
Terdapat beberapa peninggalan kerajaan Kutai, yakni seperti batu menangis yang menjadi bukti kedurhakaan seorang putri kepada ibunya, kemudian wujud Prasasti Yupa yang menandakan pengenalan aksara pertama di Bumi Nusantara, berbagai koleksi budaya masa lampau, serta berbagai figuratif rupa keanekaragaman hayati yang menunjukkan kekayaan Kalimantan Timur.
Dilantai
dua pengunjung dapat melihat berbagai jenis kekayaan budaya suku-suku yang ada
di Kalimantan Timur. Yaitu seperti kerjaninan Tenun Ulap Doyo dari Suku Dayak
Benuaq, ukiran kayu dari Suku Dayak Kenyah, dan berbagai artefak budaya lainnya
berupa keramik menjadi bukti keragaman budaya yang memesona di Kalimantan
Timur.
Sekali
kunjungan, pengunjung hanya perlu membayar tiket untuk anak-anak Rp.5000 dan
orang dewasa Rp.10.000 .
3.Planetarium Jagad
Raya
Setelah
empat tahun lamanya Planetarium Jagad Raya Tenggarong vakum. Kemudian di buka
kembali pada 1 Januari 2024 lalu, kini Planetarium Jagad Raya menjadi salah
satu tempat wisata pilihan masyarakat.
Tempat
wisata ini sangat cocok bagi anak-anak sekolah. Selain sebagai tempat wisata di
Planetarium ini pengunjung akan mendapatkan edukasi mengenai tata surya yang
ada di bumi dan bisa melihat-lihat benda langit secara jelas menggunakan
teropong.
Planetarium
Jagad Raya ini terletak di jalan Diponegoro, Kelurahan Panji, Tenggarong. Untuk
jam operasional. Tempat wisata ini dibuka setiap hari, mulai pukul 09.00-16.00.
Para pengunjung dikenakan tiket masuk sebesar Rp 10.000 untuk anak-anak, dan Rp
15.000 untuk orang dewasa.
Menariknya
pengunjung juga disuguhkan pemutaran film animasi, serta dapat berfoto di taman
tata surya, yang berada disebelah gedung Planettarium Jagad Raya Tenggarong.
4.Waduk Panji
Sukarame
Waduk
Panji Sukarame merupakan telaga alam yang terletak di daerah Rondong Demang,
Kelurahan Panji, Kecamatan Tenggarong.
Sebelumnya
menjadi waduk, telaga tersebut dibendung untuk keperluan persawahan bagi
penduduk sekelilingnya. Sehingga seiring berjalanya waktu, pembendungan ini
menciptakan sebuah danau buatan dengan panorama yang indah, dikelilingi kerimbunan
hutan yang asri.
Wahana
seluas 32 hektare ini memiliki sejumlah wahana rekreasi keluarga, pengunjung
dapat bersantai serta melihat-lihat tanaman melon yang dikelola oleh KWT
(Kelompok Wanita Tani) Kukar. Selain itu
suasana yang sejuk dan infrastuktur yang bagus menjadi favorit masyarakat untuk
berolahraga di kawasan Waduk Panji ini.
Di
dalam kawasan ini juga terdapat wahana Taman Anggrek Sendawar. Taman yang telah
ada sejak tahun 1995 ini dapat menjadi tujuan bagi mereka yang ingin melihat
salah satu kekayaan hayati yang dimiliki alam Kalimantan, yaitu anggrek.
Tidak
hanya bersantai, pengunjung juga bisa mengabadikan momen dengan berfoto di
spot-spot alam. Harga tiket masuk yakni Rp3.000 perorang. Untuk jam operasional
buka dari jam 08.00 hingga 00.00 Wita.
5.Museum Kayu Tuah
Himba
Museum
Kayu ini terletak di kawasan Waduk Panji Sukarame, Tenggarong, Kabupaten Kutai
Kartanegara.
Menariknya
di Museum Kayu ini menyimpan jenis-jenis kayu yang tumbuh subur di Pulau
Kalimatan. Ketika memasuki museum ini, pengunjung akan disambut dengan patung
Lembuswana dan sepasang buaya muara yang sudah diawetkan.
Selain
itu terdapat bermacam jenis kayu-kayu yang dikoleksi museum ini seperti kayu
ulin, meranti, bangkirai, dan terdapat fosil kayu yang telah berumur ratusan
tahun dan telah berubah menjadi batu.
Di
Museum ini juga pengunjung dapat melihat-lihat kerajinan dari rotan seperti
perabotan rumah tangga, kursi, lemari, meja, dan masih banyak lagi. Serta ukiran-ukiran
kayu khas Kalimantan.
Untuk
sekali kunjungan, pengunjung dikenakan tarif dewasa sebesar Rp.5000 dan untuk
anak-anak Rp.3000.
6.Ladaya
Ladang
Budaya Tenggarong atau lebih dikenal dengan Ladaya di Jalan H. Bachrin Seman,
RT 12, Mangkurawang, Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara.
Wisata
Ladaya ini berdiri sejak tahun 2015,
wisata ini menyuguhkan suasana sejuk dan damai. Selain itu Taman Ladaya juga
telah dilengkapi dengan berbagai wahana permainan.
Pengunjung
dapat menikmati berbagai macam fasilitas arena outbound. Selain itu pengunjung
dapat memainkan wahana area outdoor. Dan berfoto di spot-spot unik di Ladaya.
Di
Ladaya juga pengunjung dapat menikmati permainan Point Ball, permainan ini
menawarkan pengalaman seru yaitu dimainkan secara bertim dan menembak musuh.
Bagi pengunjung yang ingin mencoba wahana berbayar seperti paintball atau
flying fox, biayanya juga cukup terjangkau.
Hanya
dengan merogoh kocek sebesar Rp. 10.000 perorang untuk anak-anak, dan dewasa
Rp. 15.000 peorang pengunjung sudah bisa bersantai dan menikmati keasrian
wisata ini.
7.Kembang Jaong Bensamar
Wisata
Kembang Jaong berada di Dusun Bensamar, Loa Ipuh Darat, Kecamatan Tenggarong,
Kabupaten Kutai Kartanegara.
Wisata
ini berada di pelosok desa, namun tidak jauh dari pusat keramain kota
Tenggarong. Untuk menuju tempat wisata ini, pengunjung memerlukan jarak tempuh
sekitar 15 menit.
Tempat
Wisata Kembang Jaong menyuguhkan pengalaman yang dekat dengan alam. Bahkan
sebelum masuk tempat wisata ini, sepanjang jalan menuju Kembang Jaong
pengunjung disuguhkan pemandangan hamparan sawah yang asri nan indah.
Dan
juga saat musim buah pengunjung dapat langsung memetik buah yang ada, seperti
buah jambu biji, jambu air, sirsak dan lainnya. Selain itu terdapat berbagai
macam tumbuhan flora dan wahana bermain yang ramah anak.
Cukup
membayara tarif Rp.5000 perorang pengunjung sudah bisa menikmati tempat wisata
ini, selain itu pengunjung juga telah disiapkan area spot-spot foto yang indah,
untuk berbagi pengalaman kepada orang sekelilingnya.
8.Agro Wisata Pondok Jambu Bendang Raya
Pondok
Jambu merupakan agrowisata petik jambu yang memberikan suguhan wisata berbeda
dengan wisata lainnya yang ada di Kota Tenggarong.
Wisata
ini terletak di jalan Jitan Desa Bendang Raya, jam operasional tempat wisata
ini buka mulai dari pukul 09.00 sampai 17.00 Wita. Untuk bisa sampai di sana
waktu tempuh yang diperlukan sekitar 25-30 menit.
Berbeda
dari tempat wisata lainnya yang ada di Tenggarong, disini pengunjung dapat
menikmati wisata dengan memetik serta memanen sendiri buah yang mereka
inginkan, dan dipandu langsung oleh petugas yang akan memberikan arahan cara
memetik buah yang baik dan benar.
Tarif
masuk di wisata ini dibanderol Rp.5000 untuk anak-anak di bawah usia lima
tahun, dan Rp.10.000 ribu untuk orang dewasa. Berbeda apabila pengunjung ingin
memetik dan makan buah jambu di tempat, maka pengunjung dikenakan tarif jika
sebesar Rp.40.000 dan sudah bisa bebas makan sepuasnya hasil petikan sendiri.
Pengunjung
juga bisa membawa pulang jambu petikannya, untuk sekilo jambu ditempat wisata
ini dibandrol dengan harga Rp.30.000 perkilo.
Selain
itu dimalam hari wisatawan yang berkunjung ke Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, juga
dapat menikmati keindahan kota Tenggarong.
Pengunjung
disuguhkan wisata malam yakni Taman Kota Raja yang berada dibawah jembatan
Tenggarong. Di malam hari pengunjung bisa melihat keindahan lampu warna-warni
yang menghiasai jembatan serta Taman Kota Raja. (adv/*tan)