Peningkatan Posyandu Menjadi Target DPMD Kukar Dalam RKPD 2025
POSKOTAKALTIMNEWS,
KUKAR : Dinas
Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar terus mendorong optimalkan lembaga
kemasyarakatan, termasuk Posyandu di desa atau Kelurahan.
Kepala DPMD Kukar Arianto
menyebutkan, pada Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) 2025 fokus
pembangunannya ialah peningkatan posyandu. Peningkatan posyandu tersebut
meliputi kelengkapan sarana dan prasarana, pembangunan posyandu, hingga
peningkatan kader posyandu.
"Kita fasilitasi untuk
peningkatan SDM kader posyandu, dengan tujuan agar dapat membantu pemerintah
daerah terhadap penanganan stunting," kata Arianto pada Poskotakaltimnews,
Jum'at (5/4/2024).
Ia menyebutkan, pelayanan posyandu
dalam rangka penanganan stunting di Kukar telah berjalan dengan baik. Sementara
saat ini sedang inventarisasi bahwa ada 799 posyandi balita dan 60 persen dari
posyandu tersebut gedungnya belum layak.
Baca Berita Lainnya :
700 Anak Menjadi Sasaran Penanganan Stunting Pemerintah Kecamatan Tenggarong Seberang
Atasi Kemiskinan di
Kecamatan Tenggarong Seberang Lewat Kerjasama
DPMD Kukr Lakukan Evaluasi Petugas
Pendekar Idaman
Maka dari itu menjadi fokus RKPD
2025 melalui DPMD Kukar. Pihaknya meminta kepada masyarakat, meskipun masih ada
posyandu yang belum layak mereka dapat memanfaatkan bangunan warga sekitarnya.
"Dan kami himbau masyarakat
agar tetap memeriksakan kesehatannya, khususnya ibu hamil ke posyandu,"
ucapnya.
Menurutnya, pemeriksaan ibu hamil harus dikawal. Karena dinilai persoalan stunting bisa dicegah terlebih dahulu dari ibu hamil tersebut.
Dirinya berharap, melalui upaya
tersebut dapat menekan angka stunting di Kukar. Permasalahan stunting menjadi
fokus penanganan pemerintah daerah. (riz/adv)